Salah satunya adalah Masyita, gadis berusia 8 tahun yang berasal dari Makassar, Sulawesi Selatan. Namun, lebih istimewanya lagi, ternyata Masyita adalah seorang tunanetra.
Sejak usia 3 tahun, Masyita mengalami gangguan penglihatan. Kini, ia bersekolah di Sekolah Luar Biasa di Makassar, Sulawesi Selatan. Hebatnya, ia menghafal Alquran dengan mengandalkan pendengarannya. Tak hanya itu, lantunan suaranya pun juga sangat merdu.
Saat mengikuti sebuah kompetisi, para juri hafiz ASEAN berdecak kagum dibuatnya. Dengan keterbatasan yang dimilikinya, Masyita mampu membanggakan Indonesia di mata dunia.
0 komentar:
Posting Komentar